Sosok Derman Nababan SH, MH, Ketua PN Siantar Pernah Bekerja Cleaning Service

Ketua PN Siantar Derman P Nababan SH, MH

SIANTAR – Peribahasa nasib tiada yang tahu tampaknya dialami oleh Derman Parlungguan  Nababan SH, MH dalam perjalanan hidupnya. Pria kelahiran 25 Maret 1971  di Dusun Lumbantobing, Desa Lumbantongatonga, Siborongborong, Kabupaten Tapanuliutara punya pengalaman terjal sebelum dikenal sebagai Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar sejak 8 Januari 2021.

Derman P Nababan mengungkap kisahnya sebelum berkarier sebagai hakim kepada wartawan, Kamis (21/1/2021). Pria berkaca mata semula tak punya bayangan bisa menjadi hakim seperti saat ini.

“Perjalanan saya menjadi hakim dan ketua pengadilan itu sangat unik. Semua itu sudah saya rangkum dalam buku Terbanglah Rajawaliku,” ujar Derman di ruangannya.

Derman menceritakan, sesungguhnya dirinya tidak lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) pada tahun 1990.

Bahkan, upayanya untuk bisa langsung bekerja dan membantu keluarga dengan mengikuti seleksi Tamtama juga kandas.

“Tamtama sekalipun, balok 1 saya kalah. Saya mendengar kalau satu pintu tertutup jangan kau pelototi pintu itu, cari pintu lainnya,” ujar Derman menyebut kalimat tersebut sebagai petuah hidupnya.

Enggan berhenti di situ, Derman berinsiatif untuk kuliah sambil bekerja.

Ia tak mau merepotkan orangtua di kampung, yang mana sang ayah hanyalah seorang petani dan ibunda tercinta boru Sidabutar seorang pedagang tapai.

Perjalanan panjang yang dilaluinya akhirnya membuahkan hasil. Kehidupan pahit sejak masa kecil hingga dewasa merupakan hal yang biasa yang dia rasakan. Kurangnya suatu kemampuan bukanlah sebagai penghalang namun kesungguhan dan semangatlah menjadi modal mutlak untuk meraih kesuksesan. Derman P.Nababan,SH.,MH. alumni SD N Lumban Tongatonga tahun 1984 yang kemudian melanjutkan pendidikannya ke SMP N 3 Siborongborong alumni 1984 yang kemudian melanjutkan pendidikannya ke SMA N Siborongborong alumni tahun1990. Kemudian menyelesaikan perkuliahan di Universitas Darmawangsa Medan Jurusan Hukum tahun 1998 dengan gelar S-1. Adapun Gelar S2 nya diselesaikan pada tahun 2008 di Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara dan mendapat Gelar S-2 (MH).

“Saya jadi hakim ini, saya tidak cita-citakan, mengapa ? karena cita-cita saya itu sebenarnya adalah menjadi Sarjana Pertanian. Karena lahir dari petani miskin. Ayah saya petani, ibu saya penjual tapai,” ujar pria kelahiran 49 tahun lalu.

Derman pun memulai kerja dengan menjadi cleaning service dan menjalani mahasiswa jurusan hukum sore (Mahusor) di Universitas Dharmawangsa Medan.

Ia menggondol gelar sarjana hukum pada tahun 1998, yang menjadi modal awal menjadi hakim. “Apabila tangan tak sampai memeluk gunung. Ambil jalan melingkar,” nasihatnya.

Pada tahun 1999, Derman memulai karier sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi.

Tahun 2002 menjadi hakim di PN Padang Sidempuan, berlanjut tahun 2007 menjadi hakim di PN Tarutung merangkap Humas PN Tarutung dan 2010 hakim di PN Jepara.

Pada tahun 2012, Derman kembali ke Sumut dengan menjadi hakim di PN Lubukpakam, Tahun 2015, Wakil Ketua di PN Balige, Tahun 2016 hakim Ketua PN Muara Bulian, Jambi, Tahun 2019 di Wakil Ketua PN Subang Jawabarat dan kembali lagi ke Sumut  tahun 2021-saat ini menjadi Ketua PN Pematangsiantar.

“Pertama kali dengan Golongan I/b  Gaji Pokok saya hanya Rp 52.800/bulan. Kami ngontrak di Medan,” kenang Derman.

Dalam kariernya menjadi hakim, Derman beberapa kali menjabat sebagai humas.

Pengalamannya sebagai humas tersebut membuatnya merasa dekat dengan wartawan dan masyarakat di manapun berada.

“Dalam proses menjadi hakim tahun 2002-sekarang, saya selalu care. Saya selalu ingin bersahabat dengan banyak orang, termasuk wartawan. Karena seluruh tugas-tugas kami, kalau tidak terpublikasi, masyarakat tidak tahu. Masyarakat hanya tahu yang jelek-jelek. Itu karena sumbernya dari kami,” kata Derman.

“Wartawan harus berani duduk dekat saya. Saya berlakukan itu juga kepada semua karyawan saya, karena kita pada prinsipnya sama,” tegas Derman.
Derman P Nababan, suami dari Jaksa Rumata Manalu SH menorehkan penghargaan sebagai tokoh Kristen Inspiratif versi Majalah Narwastu Tahun 2020 di Jakarta.

Ayah dua anak ini, merupakan motivator dan pengkhotbah gereja yang dianggap memberikan energi positif untuk orang banyak.

Menariknya, sebagai pengkhotbah gereja, Ayah dua anak ini merupakan pendeta muda di GBI Tarutung. (tribun/ramlan nababan)





Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s