Pinjaman PEN Menyelematkan Perekonomian dari Dampak Pandemi Covid-19

Drs Nikson Nababan MSi

Tarutung – Bupati Tapanuli Utara Drs  Nikson Nababan MSi, menyebutkan pandemi Covid-19 berlangsung sejak Maret 2020 membuatnya memutar otak dengan cepat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi penderita Covid-19, pasca dihunjuknya RSUD Tarutung sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Di sisi lain, pandemi juga berdampak terhadap menurunnya perekonomian di daerahnya.

Sesuai dengan pemaparan dituangkan Nikson Nababan dalam sebuah catatan melalui postingannya di media sosia menyebutkan, setelah pandemi melanda, Nikson langsung bergerak cepat diantaranya pembangunan ruang isolasi, penyediaan alat test dan alat kesehatan. Alhasil, masyarakat Tapanuli Raya terkonfirmasi Covid-19 terlayani dengan baik dan hampir keseluruhan sembuh.

Disisi lain, Nikson Nababan mengatakan, dampak pandemi terhadap perekonomian juga harus segera dipikirkan dengan cepat.

“Saya lakukan refocushing, rasionalisasi dan realokasi dengan cepat mana-mana yang harus saya prioritaskan dan selesaikan dengan cepat. Dana dana rutin saya potong, pelayanan kesehatan saya atasi,” kata Nikson.

Dan mengatasi perekonomian, Bupati menanggarkan program ketahanan pangan dengan lebih menggalakkan pencetakan kolam dan pengadaan benih ikan, pengadaan ternak, bibit jagung, pohon berbuah dan program pertanian lainnya.

“Karena di Tapanuli Utara mayoritas hidup dari sektor pertanian. Maka pemulihan ekonomi kita akan lebih cepat bila kita bersama sama bergerak di sektor pertanian ini,” ungkapnya.

Ia juga menyadari, bahwa sektor pertanian juga tidak akan berhasil tanpa adanya infrastruktur memadai. Hal itu juga telah dilakukan sejak tahun 2014, untuk pembenahan infrastruktur mulai dari pembukaan jalan interkoneksi antar Dusun, antar Desa, antar Kecamatan dan bahkan antar Kabupaten secara berkesinambungan.

Akan tetapi lanjut Bupati, pada tahun 2020 akibat pandemi, banyak anggaran infrastruktur digeser untuk sektor kesehatan dan bantuan kepada masyarakat. Pembangunan seakan terhenti. Disaat yang sama, Pemerintah Pusat dalam menyelamatkan perekonomian daerah terkena dampak Covid-19 memunculkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diluncurkan sebagai stimulus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil.

“Ini sebuah asa yang harus segera ditangkap. Pembangunan infrastruktur bisa berlanjut tanpa membebani Pemkab Taput dan masyarakat. Usulan PEN Taput pun dibuat. Usulan pinjaman PEN Daerah Kabupaten Tapanuli Utara kepada PT SMI ditujukan untuk memenuhi kepentingan penanganan ekonomi daerah,” kata Bupati Nikson.

Diterangkan Bupati, perjanjian antara PT SMI dengan Pemkab Tapanuli Utara merupakan bentuk upaya Pemerintah Pusat dalam menyelamatkan perekonomian daerah terkena dampak Covid-19.

“Dengan demikian, pembangunan infrastruktur tetap berkelanjutan termasuk pembenahan fasilitas kesehatan. Masyarakat sehat dengan penerapan protokol kesehatan. Perekonomian mulai berputar dan meningkat. Ini untaian asa untuk Taput maju tetap ada. Karena kita sadar, bahwa kesehatan dan perekonomian ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Disatu sisi kesehatan sangat penting, tetapi disisi lain tidak makan juga tidak akan sehat, tidak sehat tidak bisa bekerja,” ungkap Bupati. (eki)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s