Pemkab Taput Terima Dana Insentif Daerah Puluhan Miliar dari Kemenkeu

Tarutung  Selain menerima Piagam dan Plakat, Pemerintah Kabupaten   Tapanuli Utara   juga menerima Dana Insentif Daerah (DID) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) atas prestasi Taput meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Untuk tahun 2020 atas raihan opini WTP kelima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019, untuk tahun anggaran 2020 Pemkab Taput menerima DID sekitar Rp 32 miliar.

Bahkan untuk raihan opini WTP keenam kali atas penilaian LKPD tahun anggaran 2020 Pemkab Taput diganjar DID tahun 2021 sekitar Rp 29 miliar.

Berdasarkan informasi diterima dari salah satu Kabid BPKAD Taput, Selasa (3/11/2020), saat mengikuti FGD di rumah dinas Bupati Taput, bahwasanya Tapanuli Utara diganjar DID atas prestasi WTP terakhir tahun 2015-2016.

“Sejak tahun 2015-2016 kita dapat dan kemudian distop walaupun kita meraih WTP hingga tahun 2019. Barulah tahun ini kita menerima kucuran DID lagi dan juga tahun 2021 atas prestasi WTP,” katanya.

BACA JUGA: Enam Kali Raih WTP, Kakanwil Sumut Wakili Menkeu Hantarkan Plakat ke Bupati Taput Nikson Nababan

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dalam moment itu curhat kepada Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Keuangan Negara Provsu Tiarta Sebayang.

Dikatakan Bupati, Pemkab Taput memohon Kementerian Keuangan dalam menggelontorkan anggaran pembangunan berdasarkan asas keadilan.

“Kami minta jangan disamakan anggaran dengan daerah yang sudah maju terkait anggaran,” kata Bupati.

Kalau untuk Tapanuli Utara mungkin berbeda untuk infrastruktur jalan eksisting ada sepanjang 1200 kilometer (km) ditambah dibuka ada 400 km dan bila ditotal 1600 km, artinya butuh anggatan 6-7 tahun untuk bisa baik.

“Kita kalkulasikan untuk pembenahan minimal 200-300 meter per tahun harus dikucurkan anggarannya, kuncinya infrastruktur agar kami tidak tertinggal, sangat beda dengan Tebing Tinggi dan Deli Serdang,” ujarnya.

Makanya, daerahnya postur APBD tidak bisa maksimal menggunakan untuk membangun infrastruktur.

“Benar ada daerah menghabiskan barang dan jasa, kita harapkan kedepannya DAU akan semakin dioptimalkan,” pungkasnya.

Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Keuangan Negara Tiarta Sebayang menyatakan tidak semua daerah dapat Dana Insentif Daerah. Bahkan ada meraih WTP tidak dapat, ada naik bahkan juga turun.

“Taput masih bagus dapat DID berarti variabelnya ada yang terpenuhi bahkan ada Kota/Kabupaten tidak dapat karena variabelnya tidak terpenuhi. Banyak variabel yang harus dipenuhi untuk penilaian besaran DID,” kata Tiarta Sebayang.

Tiarta sekali lagi mengatakan Bupati Taput harus bangga enam kali berturut-turut mendapat opini WTP dari BPK.

“Ini bukan biasa lagi karena tidak mudah untuk meraih WTP, tugas kami melaksanakan peraturan kalau ada masukan dari Pemkab akan kita sampaikan,” pungkasnya. (als)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s