Bupati Taput Usulkan Pembangunan SPAM ke Kementerian PUPR

Tarutung – Untuk mendukung kebutuhan sarana air bersih kepada pelanggan PDAM Mual Natio tersebar di tiga Kecamatan yakni Tarutung, Sipoholon dan Siatas Barita. Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi kembali menyurati Kementerian PUPR bidang Dirjen Sumber Daya Air dan Cipta Karya untuk pembangunan sarana prasarana Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) menggunakan sumber air baku Aek Butar.

“Kita susul lagi surat yang November 2019 dan Januari tahun ini ke dua Dirjen yakni SDA dan Cipta Karya Kementerian PUPR,” kata Bupati Taput Nikson Nababan kepada wartawan, Rabu (24/6/2020).

Usulan pembangunan SPAM menggunakan sumber air baku diakui Nikson melihat kenyataan terjadi krisis air bersih kepada pelanggan PDAM Mual Natio di kecamatan Tarutung, Sipoholon dan Siatas Barita.

“Saya dengar keluhan warga kurangnya kuantitas dan kualitas air bersih ke pelanggan yang disalurkan BUMD kita PDAM Mual Natio. Mereka hanya mampu memasok kebutuhan pelanggan secara optimal 50 persen,” ujar Bupati.

Sumber air saat ini sebutnya masih kurang mampu menopang kebutuhan air minum di tiga Kecamatan merupakan pelanggan terbanyak PDAM Mual Natio.

“Makanya kita cari sumber air baku yakni Aek Butar, bahkan bilapun ada warga kita memakai air sistem Bor, kita tidak sarankan karena kualitasnya kurang layak minum karena bercampur belerang dan karat. Makanya kita sering mendistribusikan air minum ke pelanggan secara bergilir dengan truk tangki,” ungkapnya.

Terkait sumber air baku Aek Butar, Nikson menyebutkan telah dilakukan Survey Investigation Design (SID) oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera II.

“Menurut mereka bisa dipakai menyokong kebutuhan air minum tiga Kecamatan,” imbuhnya.

Usulan dalam surat ke Kementerian PUPR dipaparkannya berupa pembangunan SPAM berkisar Rp 58 miliar.

“Nanti disitu juga pembangunan Intake, dua unit Reservoir dengan jaringan pipa transmisi serta water treatment plant (WTP) dengan jaringan pipa distribusinya,” urainya.

Bahkan sebagai bentuk keseriusan agar golnya usulan itu, Nikson menyebutkan sedang menyelesaikan penyusunan penyediaan lahan UKL dan UPL serta persiapan pengurusan ijin pengusahaan dan penggunaan sumber daya air.

“Itulah bentuk keseriusan kita agar anggaran pembangunan SPAM dari APBN bisa diakomodir ke Taput. Dan anggaran itu cukup besar, makanya kita usulkan melihat kemampuan anggaran APBD masih belum mampu untuk merealisasikannya,” pungkasnya. (als)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s