Perusda Tani Ajak Penemu Pupuk Hayati Mikroba Google Sosialisasi di Taput

Tarutumg– Perusahaan Daerah (Perusda) Pertanian Tapanuli mengajak Profesor Ali Zum Mashar selaku penemu Pupuk Hayati Mikroba Google menyosialisasikan penggunaan pupuk organik untuk pertanian di Taput. Sosialisasi dilakukan di beberapa titik, baik pertemuan resmi maupun turun ke lahan pertanian.

Jan Piter Lumbantoruan SH SPd, Dirut Perusda Tani Taput di kantornya, Kamis (4/4) mengatakan, sosialisasi dengan mengajak penemu pupuk hayati Mikroba Google tersebut sebagai tindak lanjut kerjasama oleh Perusda Pertanian dengan PT Organik Agro Sejahtera dalam hal penyaluran pupuk hayati Mikroba Google, yang ditandatangani di Bekasi, beberapa waktu lalu.

“Keseriusan penemu mikroba Google patut kita apresiasi. Beliau berkomunikasi dengan petani dan turun ke lahan pertanian untuk melihat kondisi pertanaman cabai, kol, kentang, jagung, terong Belanda, dan juga padi,” kata Janpiter.

Ia menjelaskan, dalam komunikasi dengan petani dan penyuluh pertanian disimpulkan, untuk mengembalikan kejayaan produksi pertanian, maka cepat atau lambat, petani harus mengarah ke pertanian organik. Karena selain menyuburkan tanah, pupuk organik Mikroba Google disebut dapat menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Setelah penjelasan atau sosialisasi dari Profesor Ali Zum Mashar,  sudah banyak yang memesan untuk mencoba penggunaan pupuk hayati mikroba Google ini,” katanya.

lanjut Janpiter, kerjasama dengan produsen  pupuk hayati mikroba Google dalam distribusi pupuk untuk wilayah Sumut adalah bagian unit usaha Perusda Tani. Hal itu, katanya, selain menambah keuntungan perusahaan, juga bagian dukungan mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Taput dalam menjadikan daerah itu sebagai lumbung pangan.

“Karena pupuk hayati mikroba Google ini juga sudah teruji dan digunakan oleh Bulog. Bahkan Bulog siap menampung hasil pertanian gabah dari petani sesuai harga di daerah,” paparnya.

Untuk diketahui, dalam kerjasama penyaluran pupuk hayati Mikroba Google tersebut,, Perusda Pertanian  memulai penjualan produk pada  April 2019 untuk masing-masing jenis produk, seperti BioP2000Z yang merupakan pupuk berbahan baku ragam mikroba. Lalu, Phosmit untuk nutrisi tambahan tanaman, dan Ferre Soil sebagai pupuk dasar organik.

Mikroba Google adalah pupuk yang mampu bekerja dan menemukan persoalan tanaman bak mesin pencari Google. Harga produk di bawah Rp200 ribu per liter untuk jenis BioP2000Z dan Phosmit, sementara nilai jual Ferre Soil di bawah Rp30 ribu. (as/osi)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s